Meaning Of Life, Journey, Travelling and Happiness

Jumat, 17 Februari 2017

#EvaluasiDiri #TurnOn24

17 Februari 2017

-dua puluh empat- Ah, aku makin merasa tua. Makin mendekati maut. Makin 'dituntut' untuk dewasa dan lebih bijak dalam menyikapi sesuatu. Makin lebih pasti dan jelas tujuan hidup kedepannya (harusnya). Makin menyadari dosa selam hidup 23 tahun terakhir. Makin sensitif, makin peka dan makin merasa hidup yang Allah hadirkan kepadaku sungguh hebat dan luar biasa. Dan satu lagi, welcome the quarter of life Nunga!!!!!!

Berbeda dengan tulisanku di umur 23 tahun lalu, yang banyak kejutan manis dan hal tak terduga saat ada di Kampung Inggris, Pare, Kediri. Tahun ini, di umur ini, aku sudah tidak lagi mengharapkan ucapan dari seseorang atau banyak orang. Rasanya (mulai) tidak terlalu peduli. Yang sedang aku pikirkan dan rasakan akhir-akhir ini, evaluasi diri. Evaluasi diri dalam segala hal. Dan pandangan alias tujuan kedepannya sudah sejelas apa dan sudah sampai mana aku berada. Lebih banyak intropeksi diri dan hal hal apa yang perlu dilakukan untuk menjadi pribadi lebih baik nanti kedepannya.

Hari ini. aku merasa ucapan dan doa yang datang dari temen dan kerabat terdekat berujung pada doa "jodoh" di akhir doanya. Bukan tidak senang, tapi cukup kaget juga. Kenapa hampir semua doa yang datang berujung kesana ya? Jadi banyak mikir, apa aku terlihat wanita yang kesepian dan membutuhkan pasangan hidup? Atau aku terlihat cukup matang untuk masuk ke level salanjutnya (menikah)? Atau hanya aku saja yang BAPER sesaat? Atau bahkan apa memang lagi musim yaa mendoakan tentang jodoh itu ada di hari ulang tahun?

Aku hanya bisa meng-amini semua doa yang datang. Dan pasti (mungkin) mereka mendoakan yang terbaik untuk segala kehidupan ku. Dan perihal jodoh, aku sungguh belum bisa berkomentar banyak. Aku masih shock akan orang orang yang mendoakan aku secara bertubi dan berujung jodoh. Jadi senyum senyum sendiri. Ah, sudahlah. Siapa juga yang tidak senang segera dipertemukan dengan sang pasangan hidup duni akhirat :)

Untuk "kamu", siapapun yang sudah digariskan menjadi jodoh ku kelak entah yang belum atau sudah dipertemukan dengan ku saat ini, semoga kamu tetap diberikan kesehatan dan keberkahan. Lalu mari kita sama sama memantaskan diri, memperbaiki kualitas diri dan terus mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Jika doa kita mengarah ke tujuan yang sama, insyaallah kita akan dipertemukan di waktu yang tepat. Aamiin.

Tidak ada yang lebih bahagia bagiku di hari spesial ku ini adalah berkumpul dengan orang-orang kesayangan, seperti keluarga. Bagiku, keluarga adalah harta yang paling berharga. Dan di umur 24 ini aku masih dikelilingi oleh keluarga yang selalu ada dan tidak pernah pergi meninggalkanku dalam keadaan apapun. Tuhan, tidak ada alasan bagiku tidak bersyukur kepada-Mu.

"Bahagia secukupnya. Sedih seperlunya. 
Mencintai sewajarnya. Membenci sekedarnya. 
Tapi, bersyukur sebanyak-banyaknya"

Terimakasih atas langit biru yang indah. Alam semesta yang mendamaikan. Keluarga dan sahabat yang selalu ada. Nikmat iman yang dirasakan. Dan segala pembelajaran hidup yang sudah didapatkan. Selamat 'mengenang hari lahir'. Mari evaluasi diri lalu melangkah ke depan, melanjutkan mengejar impian dengan penuh keberkahan dan kebahagiaan.

Satu tahun lebih dekat menuju kematian. Semoga masih diberi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri serta lebih dekat dengan-Nya. Terimakasih untuk segala doa yang datang, terlebih kepada perihal "jodoh" aku meng-aamiin-kan apapun yang menjadi harapan baik dan positif 😊






Buat yang sudah meluangkan waktu untuk mengucapkan, membuat kejutan, memberikan hadiah atau bahkan yang secara diam diam mendoakan ku di hari ini, semoga Allah membahas segala kebaikan kalian dengan berlipat ganda. Selamat lebih dekat dengan maut Nunga :)




Jakarta, 17 Februari 2017

Reaksi:

Total Tayangan Halaman

NungaNungseu. Diberdayakan oleh Blogger.