MEANING OF LIFE, JOURNEY, TRAVELLING AND HAPPINESS

Senin, 21 Desember 2015

'Perjalanan' Casting Travelling


Salah satu cita cita terbesar aku salah satunya ialah menjadi presenter travelling. Itu semua berawal dari kesukaan aku di bidang broadcasting dan travelling. Jadi ketika ada kesempatan lowongan untuk menjadi presenter travelling di salah satu stasiun televisi, aku langsung coba dan tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Setelah kirim CV, besoknya aku dapet informasi untuk ikut casting. Pertama ikut casting TV Nasional dan di Jakarta pula. Tadi nya ga berani karena banyak excuse salah satunya takut sendirian pergi kesana. Kebetulan keluarga dan sodara ga ada yang bisa anter saat itu. Akhirnya H-1 memutuskan untuk ikut casting seorang diri di daerah Jakarta Timur. Ga ada saudara di sana, dan ga ada temen yang disana. Tapi hajar aja. Aku mikir, ini kan casting presenter travelling, masa dari Bandung ke Jakarta aja sendiri ga berani? Mengejar mimpi sampai kota Jakarta #ciyeh. 

Jam 8.45 naik travel dari Cihampelas Bandung. Bermodalkan informasi via google dan dari temen beserta modal nekad aku pergi ke Jakarta hari itu. Dengan dresscode casual sporty dan tas kesayangan sampailah aku di Pulo Mas Jakarta Timur. Karena di Jakarta, transportasi paling pas yaitu ojek/gojek. Maka saat itu, aku memutuskan naik ojek ke tempat aku casting.

Casting di mulai jam 2 siang. Aku tiba di depan kantor/studio jam setengah 1 siang. Perut mulai keroncongan karena perjalanan bandung-jakarta saat itu menempuh waktu hampir 4 jam. Tidak ada pilihan lain, selain makan di warteg portable depan kantor yang saat itu bertepatan dengan jam makan siang. Aku sebut warteg portable, karena warteg dalam bentuk gerobak yang ada rodanya kalo gerobak baso/mie ayam. Kenapa portable? karena bisa di bawa kemana mana dan kata portable biar keliatan keren aja :p Maka bersiap-siap lah aku makan siang bersama dengan karyawan di televisi tersebut. Ternyata, rasa lapar bisa membuat seseorang bersikap nekad. Contohnya aku saat itu.

Jeng jeng dengan muka asing, aku menghampiri warteg portable itu yang penuh dengan karyawan TV yang sedang makan siang. Aku pesen makan dan memilih tempat duduk. Karena portable, wajarlah aku makan tanpa meja hehe. "Magang di bagian apa?" Sekilas seorang bapak bapak yang namanya Pak Rizal itu menyapa. Aku jawab saja, bukan magang tapi mau ikut casting presenter travelling. Lalu di dalam percakapan itu, mengalir begitu saja sampai beliau ngasih masukan ini itu untuk menjadi presenter tv yang baik harus seperti apa, dan kasih aku semangat semoga lolos casting nya, Terimakasih bapak, baru pertama ketemu udah di kasih masukan positif dan doa :) #RejekiAnakShaleh

Jam menunjukkan pukul 1.15, selesai makan aku buka youtube Riani Djangkaru sebagai inspirasi nanti saat casting kaya gimana. Agak deg-deg an sih nanti casting begimana ya? Jam 1.30 aku memutuskan masuk ke dalam gedung TV tersebut.

Di Loby cukup banyak orang, ada yang berpakaian rapih sepertinya lagi nunggu panggilan wawancara. Di meja ada tulisan 'casting Dari Langit, isi formulir disini'. Oh berarti bener kan informasi yang aku dapet. Ya kali jauh jauh dari Bandung ternyata casting nya abal-abal hehe. Setelah isi formulir, aku duduk di bangku bangku yang ada disana. Mata mulai memperhatikan keadaan sekitar, takut salah kostum dan keliatan paling kucel disana. Maklum perjalanan jauh, ga sempet ke toilet dulu buat touch-up :)

Setelah menunggu 10 menit, ada yang datang dan mengisi formulir di loby. Wah dia pesaing aku nih hehe. Aku perhatikan, sepertinya dia orang Jakarta. Badannya kaya model, tinggi dan proposional. Rambutnya juga lucu, kayaknya doi nyalon dulu. Tiba tiba jadi jiper sendiri, ngeliat baju yang aku pake setelan naik gunung Cikuray banget. Celana jeans panjang, kaos item dan kemeja flanel. Bedanya aku gabawa keril dan ga pake sepatu gunung. Tiba tiba ada perasaan kepengen pulang ke Bandung tapi segera di tepis. Aku niat ikut casting bukan buat di terima tapi buat cari pengalaman. Titik.

Kebetulan aku dapet no urut 2, lalu di panggil lah aku. Bismillah ya Allah dalam hati. Lalu aku masuk kedalam ruangan. Ini pertama kalinya aku casting, tapi aku udah ga asing ngeliat casting karena di dj arie (tempat saya les broadcast) selalu ada TV yang ngadain casting disana. Saat masuk ke ruangan, pertama kali yang aku lakukan adalah salaman sambil memperkenalkan diri.

Rasa deg-deg an mendadak hilang, melihat orang orang disana sangat santai dan supel banget. Jadi mengalir lah casting saat itu dengan sangat apik. Dan anehnya aku sama sekali ga deg-deg an saat liat kamera. Santai aja gitu. Aneh!!

Setelah casting, kira kira 15 menit saya selesai dan keluar dari ruangan itu. Waaawwww perjalanan Bandung-Jakarta 4 jam casting hanya 15 menit. Huff cukup menarik :))) Katanya nanti di kabarin, jadi aku memutuskan untuk keluar dan pulang.

Waktu menunjukkan pukul 3 sore. Pulang Bandung atau Bogor ya? Karena males dengan macet di jalan tol cipularang, maka aku memutuskan ke Bogor naik kereta. Berdasarkan info yang aku dapet, stasiun paling deket ialah stasiun Klender. Oke fix mau naik gojek ah. Pas lagi mau pesen gojek, tiba tiba ada gojek yang lewat dan mata kita saling bertatapan *ciyeh* maka naiklah gojek. Kebetulan si gojek ga lagi jemput penumpang. Di perjalanan, kita ngobrol. Si aa gojek yang namanya Pak siapa ya aku lupa hehe. Dia jadi gojek sebagai freelance, dia kerja di Yamaha. Nah dia baru keluar banget dari tempat kerja terus ketemu aku di jalan. Ngobrol lah kita, ternyata doski orang Bandung. Maka di kasih tumpangan gratis lah aku. Bukan sampai stasiun Klender tapi langsung sampai stasiun Manggarai. Katanya, kalo mau ke Bogor paling enak ya dari Manggarai, kalo dari Klender harus muter dulu. Yaudah aku nurut aja, anehnya ga ada perasaan negatif sedikit pun saat itu. Baru kenal, gatau Jakarta dan naik gojek yang kebetulan orang Bandung.

Sampailah aku di depan stasiun Manggarai. Doski beneran baik dan ga bohong ternyata. Karena tadi dealing nya gratis, maka sebagai hadiah aku kasih aja si gojek Gelang Voyage hehe. Buat kenang-kenangan katanya. Lumayan 1 bulan ini, masih dalam tahap promosi.

Sesampainya di stasiun Manggarai. Tiba tiba berpikir, perjalanan aku hari ini bener bener keren. Dan terpikir lah untuk menulis ini di blog. Di dalam kereta, ga habis pikir sama keputusan aku ikut casting di Jakarta secara mendadak. Seneng. Dan alhamdulillah hari itu ada orang orang baik nan positif yang menemani 'perjalanan' casting presenter travelling pertama aku. Gak peduli apa hasilnya, yang pasti perjalanan hari itu berkesan banget. Ga sabar pengen diceritain ke orang orang terdekat.

Semoga menginspirasi! :)
Reaksi:

1 komentar:

Ditunggu kritik dan sarannya ya agan agan!

Total Tayangan Halaman

NungaNungseu. Diberdayakan oleh Blogger.