MEANING OF LIFE, JOURNEY, TRAVELLING AND HAPPINESS

Selasa, 16 Juli 2019

@spreadpositive.id Buat Apa Sih Dibuat?

sumber : @spreadpositive.id (instagram)


Project pribadi? Lo kenapa sih ikut Kelas Inspirasi? Dibayar? Ngapain nulis blog, dibayar? Keuntungannya apa ikut Buku Berkaki? Rencana kedepannya apa tuh project? Ngapain bikin project pribadi, emang menghasilkan uang? Dan berjuta ratus pertanyaan lainnya dari netijen Sang Maha Tau dan Benar.

Berangkat disana aku jadi tau, pandangan aku terhadap hidup sedikit berbeda dengan mereka. Bukan salah atau benar, ini persoalan perspektif. Makin bertambahnya usia, pertanyaan untuk apa aku hidup? Rasa gelisah jika belum benar benar memberikan manfaat untuk sekitar makin terasa. Dan memang perasaan perasaan itu ada untuk diselami, yang akhirnya membuka jalan dari satu pintu ke pintu lain menuju tujuan yang hanya diri kamu yang tau.

Kenapa segala sesuatu harus ada alasannya? Kenapa otak dipaksa untuk terus bekerja, berpikir, berlogika sampai ikut berperan sangat besar untuk mengambil setiap keputusan. Lalu bagaimana dengan hati? Dipakai hanya untuk disalahkan ketika merasa sedih dan kecewa. Dipakai hanya untuk mengatakan bahwa hati terlalu cengeng dalam bersikap. Apa sulitnya untuk bisa seimbang?

Pemikiran dan perasaan seperti itu terus mengalir sampai akhirnya I need more time to self love and do more that make me happy. Persetan dengan semua kondisi yang ada. Tekanan dan tuntutan menjadi anak baik harus seperti ini. Menjadi sukses dengan definisi orang orang seperti itu. Dan bahagia hanya untuk terlihat baik baik saja oleh lingkungan. Hidup hanya untuk memberikan kesan pada orang lain, bukan untuk diri sendiri. Apakah kamu tidak lelah menjalani hidup seperti itu, kawan?

Karena aku tahu hidup di zaman digitalisasi seperti sekarang ya susah susah gampang. Apalagi perihal media sosial yang makin menjamur. Selain mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, geng kaum nunduk ini akan sangat berperan dalam menghilangkan self love, self confidence yang akhirnya hidup dalam rasa minder luar biasa.

Disamping aku berusaha mengingatkan diri (self reminder) untuk self love, aku pun ingin doing something yang ada manfaatnya. Dan sama sama belajar untuk lebih mencintai diri sendiri ini ketika dunia sudah mulai gila dengan batasan, tekanan dan ancaman. Maka aku buatlah akun instagram dengan nama @spreadpositive.id dengan hastag #janganlupaselflove.

Tujuannya simple sih untuk share sesuatu yang positive di medsos, jadi pas buka medsos ga melulu merasa hidup orang lebih hebat dari kita, merasa hidup kita paling terpuruk dan selalu gagal. Ih itu penyakit jiwa, kalo kata Syahrini mah harus segera di hempaskan!!!

Dan juga untuk megingatkan #janganlupaselflove. Ingat, apa yang sudah dan sedang kita lakukan kita tidak bisa membuat semua orang bahagia. Ada skala prioritasnya. Jangan push diri sendiri untuk selalu membuat orang lain happy dan menjadikan diri ini selalu nomor dua.

Dengan 2 tujuan sederhana diatas, akhirnya aku memberanikan diri untuk membuat instagram tersebut. Terserah orang orang mau bilang apa, intinya aku hanya ingin spread positive dengan memanfaatkan media sosial. Ya meski kita sudah memiliki niat baik, tidak semua hal memandag baik juga. Jadi selow bae!

Nah buat kalian ini saya nulis blog sambil promosi loh (emang niatnya promote sih hehe). 

Aku punya project pribadi nih. Dan butuh support dari kamu 😊

Jika tdk keberatan, boleh tolong follow instagram ini ya @spreadpositive.id . Kalo mau di share di medsos pribadi juga boleh banget 😃🙏🏻

Konten nya tentang spread positive dan mengajak utk #selflove.

Untuk saat ini aku masih urus sendiri sih dari mulai bikin konten, design dan admin. Itu juga dikerjakan di saat waktu waktu luang. Tapi jangan salah, bukan Nunga namanya kalo ga mikir rencana kedepannya akan bagaimana. Kalo sudah banyak orang yang tau tentang @spreadpositive.id nanti akan bikin website sendiri, konten tentang self reminder, self love, self acceptance dan self care lainnya. Tak lupa vlog nya juga update dong baik dalam bentuk talkshow, short movie dll. Lalu jika makin meroket, ya nanti akan buat merchandise atau bahkan buku nya sendiri. Terinspirasi dari @nkcthi sih sebenernya, gokil banget Ka Marchella. Yang lebih gilanya lagi, kalo sudah makin jaya nanti bakalan punya yayasan spread positive yang mewadahi anak yatim/anak kurang mampu (dari dulu cita cita mau buat yayasan sendiri), mengedukasi self love sedari dini dan kegiatan kegiatan lainnya yang positif. Hope yaa hehe :)

Ada yang bilang kalo kamu punya mimpi dan mimpi tersebut tidak buat hatimu berdebar, tandanya mimpi kamu kurang besar. Dan kamu tau, ketika sedang nulis ini saja bibir ku tak berhenti senyum senyum sendiri. Bukan, bukan karena ada kamu didepan mata kok! Tapi karena deg degan bisa gak ya semua harapan tersebut bisa berjalan lancar. Ya mimpi lo banyak banget sih Nung? Katanya mau keliling Indonesia. Ya mimpi dulu gengs, gratis kok. Kita gak tau mimpi mana yang akan Tuhan wujudkan terlebih dahulu. Jadi tetep semangat!!!

Sekian curhat dan promote project pribadi @spreadpositive.id Terimakasih semuanyaaaa!!!!



Cikarang,

16 Juli 2019

(malem ini di Mcd Deltamas, berhasil nulis 2 blog dalam waktu kurang dari 2 jam. Produktif setelah 2 bulan gak nulis blog hehe)









Read More

Mempersiapkan NA Nikah di KUA, Ribet? Baca Dulu Ini!

Simple A-Line V-Back Long Sleeves Tulle Long Wedding Dresses With Lace,VPWD410
Sumber : Pinterest

Okay. Setelah membaca tulisan saya di blog tempo lalu tentang "Lamaran atau Tunangan? Ini dia Tips Trik nya" sekarang yok lanjut ke bagian paling sakral dalam sebuah pernikahan. Apakah itu??????? Jeng jeng jeng ialah akad nikah.

Tapi sebelum menuju akad nikah, kita harus mempersiapkan administrasi nya terlebih dahulu. Ya kaya semacam syarat untuk bisa mendaftarkan diri dan pasangan ke KUA. Inget ya sama pasangan, meski administrasi lengkap tapi ga ada pasangan ya percuma wkwkwk.

Siapa disini yang sependapat kalo urus segala sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah selalu ribet, lama dan buang buang waktu. Gak bisa sekali dateng selesai, pasti harus berkali-kali. Ada yang setuju? Apalagi buat kamu dan pasangan yang sedang bekerja, ditambah luar kota. Waktu terasa sangat singkat untuk mengantri perihal administrasi di pemerintahan cyiinnn. Cuti satu hari juga ga cukup hehe

Nah tulisan ini berdasarkan pengalaman ya shay. Mungkin tiap tiap daerah memiliki kebijakan nya masing masing. Yuk cekidot..


1. Lokasi KUA sesuai KTP atau tidak?

Pastikan kamu menikah sesuai lokasi KTP. Karena jika kamu menikah di KUA yang tidak sesuai dengan domisili, maka kamu termasuk golongan geng numpang nikah. Prosesnya sama saja cuman agak lebih panjang dikit aja sih.


2. Geng Numpang Nikah?

Hahaha kesannya numpang banget ya? Aku juga termasuk geng numpang nikah kok. KTP ku Cimahi tapi nanti aku nikah di Bogor. Jika kamu perempuan, pastikan dokumen si pria idaman mu sudah selesai ya, karena nanti di Kelurahan akan ditagih NA asli dari calon pria. Untuk geng numpang nikah harus urus surat surat dari alamat di KTP. Datang ke RT/RW, isi form lalu ttd dan cap - Kelurahan - KUA Kecamatan lalu keluar deh N1, N2 dan N3 nikah ditambah surat rekomendasi dari KUA Kecamatan (KTP) ke KUA yang dituju

Lalu bawa kumpulan dokumen berharga tersebut ke KUA nanti nikah, daftarkan diri di tanggal dan jam berapa lalu jangan lupa bayar Rp 600.000,- (karena menikah di luar KUA dan bukan dihari kerja, ada aturan tersendirinya ini) melaui transfer ke rekening Kementrian Agama. Biasanya jam favorit menikah yaitu Sabtu dan Minggu di jam 8, jam 9 dan jam 10 pagi. Kalo bisa usahakan di jam paling pagi, jadi nanti akad bisa sesuai dengan rencana kamu dan juga nanti penghulu datang pertama langsung ke tempatmu. Bayangin kalo kamu ada di urutan kedua, kalo di tempat pertama acaranya ngaret maka penghulu akan dateng telat ke acaramu. Nah ini nih yang bikin bahaya!!! Setelah itu tetapkan tanggal untuk penataran di KUA bersama pasangan. Kalo di KUA tempatku jadwalnya selalu ada setiap hari Rabu.


3. Kalo Geng Nikah Sesuai KTP?

Nah kalo ini prosesnya lebih pendek. Tapi tetep aja tahapannya dari RT/RW - Kelurahan - KUA Kecamatan.


4. Dokumen Pria Dulu Utamakan!

Aku pun baru tahu bahwa disaat datang ke Kelurahan membawa berkas dari RT/RW pasti nanti ditagih NA punya calon pria. Dan itu minta yang aseli. Jadi buat yang sedang persiapan nikah, plis NA Nikah yang calon pria diurus terlebih dahulu biar ga hambat urus calon wanitanya juga. Nah nanti pas di KUA Kecamatan si calon pria, tetep ya KUA tersebut buat surat rekomendasi ke KUA Kecamatan si calon wanita berdasarkan KTP. Harus rus rus berdasarkan KTP meski nanti nikahnya tidak sesuai lokasi di KTP.


5. Surat Pernyataan Belum Menikah 

Nah ini tiap daerah beda beda. Ada yang format nya sudah disesuaikan daerah masing masing (level Kelurahan) atau bisa bebas berkaya sendiri liat di internet. Asal ada tanda tangan basah diatas materai.


6. Dokumen Yang Perlu Disiapkan

- Fotokopi KTP
- Fotokopi KK
- Fotokopi Akte Kelahiran
- Fotokopi Ijazah SMA 
  (Kenapa ga ijazah pendidikan terakhir? Karena disana tidak ada nama orangtuanya)
- Foto backgorund biru semua ukuran
- Fotokopi KTP Saksi dari pihak laki laki dan perempuan
- Fotokopi KTP orang tua pihak laki laki dan perempuan


7. Tips Trick

Gimana nih udah mulai pusing belum? Hahaha. Kalo pusing, kamu bisa urus pake calo haha atau orang desa/keluarga/orangtua yang lokasinya deketan dari rumah ke TKP (Kelurahan/Kecamatan) karena pasti harus bulak balik, gabisa sehari selesai. Entah nunggu tanda tangan RT yang sok sibuk, sampe ke Kelurahan ga dapet arahan yang jelas nunggu dimana dan ketemu siapa. Itu tuh wasting time banget (pengalaman) hehe.

Dan juga nih setelah keluar tanggal kapan akan menikah, langsung urus administrasi NA Nikah di KUA. Karena semua akan percuma jika kamu fokus urus gedung, dekorasi, catering dll. Inget ya menikah itu yang utama adalah prosesi ijab kabul bukan resepsi dan biar keliatan bagus kata oranglain. Coba lurusin dulu niatnya! hehe.

Aku urus NA Nikah KUA itu 3 bulan sebelum menikah. Dan juga dokumen tersebut masa kadaluarsa nya sampai 6 bulan, jd ngapain di nanti nanti urus nya? hehe. Alhamdulillah di H-2 bulan daftar. Dan di H-1 bulan ikut penataran KUA. 


8. Tiap Daerah Beda Kebijakan

Ini selingan aja sih, kemarin sempet angkat konten ini di instagram story dan jadi banyak dapet cerita dan pengalaman berbeda. Ada yang harus suntik pra nikah dulu, ada yang harus ikut seminar biar dapet sertifikat dimana sertifikat itu dipakai sebagai dokumen pendukung untuk keluarnya NA Nikah. Jadi yang aku share diatas berdasarkan pengelaman aku dengan KTP domisili Cimahi dan menikah di Bogor.


Nah itu paling yang bisa aku share. Btw aku urus NA Nikah ini sendiri dan dibantu sama om. Karena emang sudah niat mau nulis diblog, mungkin ada yang kebingungan juga diawal harus siapin apa. Apalagi dengan lokasi yang berbeda kaya aku. KTP di Cimahi. Nikah di Bogor. Kerja di Cikarang. KTP domisili calon di Cilacap. Tuh lintas provinsi banget kan? hehe. Yang mau sharing pengalam urus NA Nikah KUA boleh banget di kolom komentar yaa :)



Semoga Menginspirasi!

Cikarang, 16 Juli 2019










Read More

Sabtu, 25 Mei 2019

Are You Happy With Who You Are?

foto : pinterest

Are u happy with who you are?

Apakah kamu sedang menjalani hidup diatas ekspetasi orang lain?

Apa kamu menerima diri kamu sendiri yang sekarang? Dengan masa lalu yang masih saja menjerat kakimu?

Apakah kamu bahagia?

Yakin?

Apa kamu sudah mengenal dirimu lebih dari kamu mengenal orang lain?

Pernah ga sih mengajukan pertanyaan itu pada diri sendiri? Lalu jawabannya pun berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Bisa langsung dijawab atau bisa dibuat bingung dan gelisah setelahnya.

Tulisan ini bermula setelah main feedback - feedbackan dengan seorang teman. Lalu sedikit aku mendengarkan ceritanya yang selalu mengalah dan mengaku salah hanya demi orang lain. Hanya untuk membahagiakan orang lain. Lalu pertanyaan ini muncul. Apakah kamu bahagia dengan cara kamu menjalani hidup seperti ini? Apakah orang lain memang benar atau sedang melakukan pembenaran? Dan apakah 100% kamu menerima disebut salah terus menerus?

Jika jawabannya "Ya, aku bahagia dengan pilihan dalam hidupku" dengan cepat dan senyum diwajah itu sama sekali bukan masalah. Akan tetapi jika jawabannya "Hmm bahagia ga ya aku? Aku gatau sih apa yang buat aku bahagia? Hmmm kayaknya aku ga bahagia deh, karena aku gabisa mengeluarkan semua yang aku rasa...." dengan muka bingung dan tidak percaya diri.

Aku tidak mengajarkan untuk bersikap egois dan selalu benar setiap perbuatan atau perdebatan. Tapi sebagai seorang teman, aku hanya memastikan apakah teman temanku bahagia no matters what. Bahagia dengan pilihan hidupnya, bahagia dengan pilihan hatinya atau bahagia dengan jalan hidupnya masing masing. Sesimple jadi orang yang bahagia dan tidak merugikan orang lain atau dirinya sendiri. Contoh yang salah : Bahagia jadi pecandu narkoba.

Buat apa menjadi orang yang 'pura pura' baik hanya untuk menyenangkan hati orang lain. Memuaskan nafsu orang lain. Dinilai baik oleh orang lain. Memerani tokoh orang lain didalam diri. Semua dan semua demi orang lain. Apakah kamu tidak lelah? Apakah diri sendiri tidak termasuk daftar list yang perlu dibuat bahagia, puas dan senang?

Lagi lagi, aku sedang tidak mengajarkan untuk hidup dengan sikap buruk terus menerus. Bukan, sama sekali bukan. Tapi apakah diri ini selalu diajak kompromi dalam bersikap. Dalam merespon sampai dalam menentukan pilihan. Menurutku, jadilah orang baik dengan menjadi diri sendiri. Terus melakukan improve untuk sifat negatif yang dimiliki. Semua itu butuh proses. Dan setiap proses itu memakan waktu. Ingat, setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing.

Ketika kamu mendapatkan feedback yang kurang baik, seperti : kamu egois, kamu payah, kamu lemah dan seterusnya langkah pertama yang kamu ambil ialah mempertanyakan apa itu benar atau tidak. Caranya bagaimana? Kamu bisa mempertanyakan hal yang sama kepada teman dekat/keluarga mu, ya semacam minta di feedback juga. Jika mereka menjawab dengan issue yang sama, maka feedback diatas sudah sesuai dan dinilai sudah objektif.

Kamu harus tau, bahwa makin bertambah usiamu makin banyak orang yang nantinya lebih sok tau mengenal dirimu dibanding dirimu sendiri. Kamu harus siap. Lalukan filterisasi. Tidak semua perkataan/feedback dari orang lain benar. Ingat, hidup diatas kebahagiaan diri sendiri. Jangan hidup diatas ekspetasi orang lain.

Yang kedua, lakukan penerimaan. Menerima bahwa diri kamu memang seperti itu. Jangan jadi terbelenggu menyalahkan diri sendiri. Menyesali setiap kesalahan di masa lalu bukanlah hal yang bermanfaat. Apa yang sudah terjadi tidak bisa diulangi hanya karena rasa bersalah dan menyesal yang tiba tiba muncul secara berlebih. Seperti terus berada di toples penyesalan atas segala feedback dari orang lain sehingga lupa inilah saatnya untuk berubah.

Dan yang terakhir. Lakukan perubahan. Sedikit demi sedikit. Dan pastikan diri kamu siap 1000% untuk bertranformasi menjadi diri kamu yang baru. Memperbaiki segala sifat negatif yang dimiliki menjadi lebih baik. Tapi tetap menjadi diri kamu sendiri. Be the unique who you are. Jadi berbeda dari orang lain. Dan itu adalah nilai investasi terbesar sampai kapanpun yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Feedback. Filter. Peneriman. Improve. Enjoy. Ingat semua itu butuh proses. Dan proses pasti membutuhkan waktu. Jadi, sudah siap menjawab : Are u happy with who you are?


Semoga menginspirasi!

Jakarta, 25 Mei 2019.

Read More

Minggu, 19 Mei 2019

Lamaran Atau Tunangan? Ini Dia Persiapannya!



Untuk yang sedang memiliki hubungan serius dengan pasangan, pasti memiliki tujuan akhir bersama yaitu : menikah. Menuju menikah banyak yang perlu disiapkan baik dari sisi mental, keuangan, sebuah acara, keluarga dan persiapan persiapan lainnya. Banyak yang mengira pernikahan hanya terdiri dari akad dan resepsi. Padahal kata pernikahan memiliki makna dan penjabaran yang sangat luas. Dengan pernikahan juga bisa lebih mematangakan vision of our life seseorang dengan pasangan melalui pernikahan. Well, sebenernya pernikahan bukan satu satunya jalan sih. Aku pun respect sama pilihan seseorang untuk 'tidak' atau 'belum mau menikah'. Nah mungkin bagian ini akan dibahas tersendiri ya hehe :)

Sesuai judulnya : Lamaran atau tunangan ya? Dalam tulisan ini akan dibahas perbedaan dari dua kalimat diatas beserta tips trik bagaimana sejoli (ciyeh sejoli) manusia menyiapkan tersebut dengan santai, sederhana namun tetap khidmat. Oh iya, aku dan pasangan memilih untuk mempersiapkan pernikahan dengan 'cara yang sederhana'. Jadi kalo yang sudah punya konsep non sederhana, this is not your reference baby!


1. Tentukan bulan dan tahun untuk menikah

Sebelum bahas ini ke masing masing keluarga besar, kamu dan pasangan harus sudah menentukan bulan dan tahun kapan untuk menikah. Inget ya, kamu dan pasanganmu adalah tokoh utama dalam sebuah pernikahan. Kamu dan pasangan mu yang lebih tau kapan siapnya dari sisi mental, finansial, pekerjaan dll.


2. Menjadi agen informasi ke masing masing keluarga

Nah ketika sudah menentukan bulan dan tahun kapan menikah. Sekarang saatnya membahas proses lamaran atau tunangan. Kalo yang ini boleh banget ajak diskusi keluarga besar. Ajak mereka agar merasa lebih dianggap dalam moment bersejarah dalam hidupmu. Jangan lupa lakukan koordinasi dengan baik. Kamu sebagai agent informasi dari keluarga besarmu dan juga pasanganmu sebagai agen informasi dari keluarga besarnya. Disini kadang suka ada perdebatan kecil. Ingat, kamu dan pasangan hanya sebatas sebagai agen informasi ya. Jangan dibawa baper berantem sampai ke masalah hubungan ya! Ketika sudah tentukan tanggal lamaran. Mari siapkan lebih detail.


3. Perbedaan Lamaran dan Tunangan

Sempet bingung sama perbedaan ini. Apalagi kalau background budaya kamu dan pasanganmu berbeda. Setahuku, lamaran itu adalah sebuah pertemuan antar keluarga  untuk menentukan tanggal kapan menikah. Dimana tanggal tersebut harus benar benar disetujui oleh kedua belah pihak. Intinya lamaran itu lebih serius dan mendekati waktu pernikahan. Misal, lamaran hari ini dan mungkin baru akan menikah 3-4 bulan mendatang. Sedangkan tunangan ialah pertemuan antar keluarga untuk mengikat pasangan. Dan (bisa jadi) belum sampai bahasan menentukan tanggal pasti pernikahan. Bisa saja tunangan hari ini lalu baru akan menikah 1-2 tahun mendatang. Nah untuk masalah tukar cincin sebenarnya bisa dilakukan untuk dua proses tersebut. Meskipun tukar cincin lebih identik sama tunangan. Tapi menurutku tidak ada aturan bakunya. Kamu boleh melakukan tuker cincin saat proses lamaran juga loh (ini ada cerita sendiri, karena pasanganku ga sabar mau pake cincin juga haha). Dan bahkan sama sekali tidak melakukan tuker cincin. Selow aja. Selain tuker cincin, ada juga seserahan. Tergantung dari masing masing, dilakukan saat lamaran atau saat hari H pernikahan. Ingat kan point utama acara ini apa?


4. Siapkan konsep hari H

Prinsip antar pasangan diperlukan dalam tahap ini. Mau buat yang sederhana atau tidak. Lalu tentukan tempat seperti di gedung/restoran/taman/rumah dan lain lain. Berapa jumlah yang akan hadir dalam acara tersebut menentukan seberapa banyak makanan yang akan disiapkan. Jangan lupa pastikan makanan yang akan dihidangkan disukai oleh keluarga pasanganmu ya! Lalu dekorasi dan baju juga akan masuk kedalam budget list kamu dan pasangan. Kalo kemarin, aku dan pasangan memilih melakukan proses lamaran dengan konsep sederhana. Dilakukan di rumah, tanpa dekorasi, makanan khas sunda, melakukan tuker cincin dan adanya satu bucket bunga sebagai pemanis. Untuk outfit, aku dan pasangan survei langsung ke Thamrin City (Jakarta Pusat). Karena gamau ribet, aku dan pasangan memilih memakai baju dengan motif batik yang sama. Model batiknya untukku dalam bentuk outer (bisa dipakai kerja/undangan) dan pasanganku baju batik tangan panjang. Pokoknya ajak pasanganmu untuk ikut membantu proses persiapan acara. Ini acara bersama, bukan pihak mana yang harus terlihat dominan. Untuk make up? Make up sendiri dongs dengan alat make up seadanya. Oh iya, aku pun tak perlu menyewa seorang photographer, kebetulan ada kamera dan seorang adik yang memiliki skill motret. Lebih menghemat budget hehe. Oh iya satu lagi, konsep lamaran aku dan pasangan ialah 3 S. Santai, Serius dan Sukses #eaaa. Mungkin bisa dijadikan referensi buat kamu dan pasangan :)


5. Lebih sabar dan tipiskan ego dari biasanya

Percaya ga menuju pernikahan akan banyak tantangan dan masalah yang tidak bisa diprediksi? Mereka datang dari beragam sisi. Saat seperti itu kamu dan pasangan harus lebih extra untuk bersabar. Tipiskan ego. Dan jangan sampai membuat suasana menjadi lebih tegang. Kalo pun ada beberapa hal usulan dari keluarga yang kamu kurang setuju, sampaikan dengan cara yang sopan dan baik ya. Attitude ini diperlukan. Jangan sampai sebelum acara, kamu sudah diomong tidak baik oleh keluarga sendiri. Ingat sebagaimana kamu dan pasangan mencoba untuk 'mandiri' dalam mempersiapkan pernikahan, pasti memerlukan bantuan keluarga juga. Jangan idealis tanpa kejelasan sehingga menutup mata pandangan/objektifitas dari yang lain.


6. Tujuan utama acara, bukan untuk pamer

Ini juga jadi bahasan aku dan pasangan. Secara personal, aku tidak suka untuk memamerkan secara live ke media sosial tentang acara yang sedang berlangsung. Aku lebih memilih menikmati moment persiapan, kumpul bersama keluarga dan seluruh proses acara lamaran tersebut. Biar aja nanti kalau pun posting pake hastag #latepost haha. Bercengkrama secara nyata, bukan dunia maya. Alhamdulillah pasanganku juga setuju. Kami bukan public figur yang sampai kehidupan pribadi ikut terekspos di media sosial. Ya meskipun banyak chat dari temen temen yang pengen lihat fotonya juga sih. Oh iya, acara kemarin benar benar private. Hanya dihadiri oleh keluarga saja. Tanpa rekan atau teman. Off the record. Zaman now, terasa sulit melakukan prosesi lamaran atau nikahan yang tidak biasa. Acara lamaran atau tunangan saja sudah seperti resepsi. Undang sana sini, pakai tenda, keluarga mengenakan baju seragam, make up dll. Sebenernya tidak ada masalah, seperti artis atau memang budgetnya ada. Tapi aku dan pasangan memilih untuk sederhana. Apakah diri ini terasa malu? Oh tentu saja tidak. Aku dan pasangan memiliki prinsip : sederhana dan semampunya. Naikin life style sih gampang, nuruninnya susah cyiinnn hehe.


7. Enjoy your day, one step closer 'ceunah'

Yang paling terakhir adalah enjoy. Nikmati setiap proses nya. Kadang banyak hal didunia ini yang tidak sesuai rencana. Ya namanya juga hidup. Usaha dalam prosesnya dan nikmati apapun hasilnya. Kamu dan pasangan akan jauh lebih kompak dari biasanya. Bangun terus chemistry, belajar lebih banyak untuk mendengar, mengerti dan pupuk terus rasa sayang ke pasangan #ciyeh

Nah itu dia yang bisa aku share dalam persiapan menuju lamaran atau tunangan versiku. Saking asiknya nulis udah sampai point 7 aja nih. Semoga bermanfaat ya. Yang mau komentar atau sharing cerita lamaran versimu, silakan di kolom komentar :)



Bogor, 19 Mei 2019
Read More

Rabu, 24 April 2019

Tips Trik Mengajar ala Kelas Inspirasi



Pernah ga sih kamu buat target di tahun tersebut apa yang mau dikejar? Atau apa yang mau dilakukan? Misal di tahun 2016 ialah my first experience kerja. Tahun 2017 fokus abisin uang gajih buat travelling. Tahun 2018 kemarin memperluas insight tentang menemukan passion, hobbies dan sosial. Lalu this year, 2019 fokus nabung dan belajar lebih banyak dari biasanya. Menentukan visi hidup yang gak cuman main main atau sesaat lagi. Kalo dilihat lihat jadi kaya life process gitu ya?

Anyway, tulisan ini ga akan bahas tentang itu. Tapi lebih kepada pengalamanku di tahun 2018 dimana tahun itu merupakan tahun pencarian passion. Rasanya tepat dilakukan ketika sudah mulai jenuh dengan rutinitas kerja yang gitu gitu aja. I mean, I don't get oppurtunites to explore anything that I have.

Jadilah aku mencari beberapa kegiatan diluar kantor salah satunya ya si Kelas Inspirasi ini. Dalam satu tahun, aku mengikuti Kelas Inspirasi di 3 Kota, yaitu Bandung, Jakarta dan Cilacap. Dan masing masing sudah aku tulis di blog, silakan klik link diatas.

Nah kali ini aku mau share tips trik buat kamu yang mulai tertarik ikut kelas inspirasi sebagai relawan pengajar. Bisa diterapkan untuk pria dan wanita. Markimak, mari kita simak :)


1. Target Ajar : Anak Anak
Sebelumnya kamu harus mengetahui bahwa target ajar kelas inspirasi ialah anak SD. Dari kelas 1 sampai kelas 6 SD. Dimana materi, bahasa dan pemilihan kata katanya harus mudah dicerna seorang anak SD. Apapun profesimu, coba sampaikan dengan cara sederhana. Yang anak anak SD mudah paham. Tujuan mengajar bukan ingin terlihat hebat kan? Tapi agar murid paham maksudnya apa. Setuju?




2. Alat Peraga Menarik
Setelah membuat konsep yang sesuai dengan anak SD. Sekarang saatnya membuat alat peraga. Pastikan alat pergaa tersebut bisa mengalihkan fokus anak anak. Dibuat dengan warna warni. Pokoknya keluarkan semua ide kreatif mu dalam satu alat peraga. Mengajar anak SD bukan hal mudah, mereka itu gampang beralih fokus pada sesuatu yang lebih menarik. Jadi, pastikan alat peraga untuk membantumu mengajar tidak kalah menarik ya.




3. Cepat Membaca Situasi
Setelah menyiapkan semua dengan sempurna, jangan baper jika ternyata anak anak di kelas tersebut sama sekali belum mengetahui alias ga nyambung tentang profesi/materi yang akan kamu sampaikan. Cepat membaca situasi dan segera ganti rencana. Siapkan Plan B! Apa itu Plan B? Yaitu bermain bersama. Belajar hal hal mudah, ya meskipun ga terlalu relate sama apa profesimu. Plan B setiap aku menjadi relawan pengajar Kelas Inspirasi ialah belajar Peta Indonesia. Mengenalkan nama nama pulau dan kota nya kepada anak SD. Itu seru sekali.




4. Ice Breaking
Selain belajar Peta Indoensia, ice breaking juga cukup ampuh digunakan untuk mencairkan suasana. Ice breaking bisa terdiri dari yel yel, games dan nyanyian seru lainnya. Tapi sesuaikan dengan anak anak SD ya. Siapkan sekiranya 3-4 yel yel dan juga permainan seru. Kalo bisa, pastikan permainan tersebut ada meaning nya, biar mereka bisa dapet 'sesuatu' dari sebuah permainan. Biasanya itu lebih cepat diingat oleh anak anak. Tapi, sesuatu yang baik nan positif ya.





5. Value Lain Selain Profesi
Nah ini nih banyak yang keliru. Kelas inspirasi bukan ajang pamer profesi. Bukan menunjukan kepada anak anak profesi apa yang paling keren dibandingkan profesi yang lain. Tujuan kelas inspirasi ialah memperluas pemikiran anak SD mengenai cita cita, yang bukan hanya menjadi dokter, polisi, guru dll. Aku selalu bilang seperti ini "Apapun cita cita kamu, jadilah orang baik". Orang baik seperti: saling tolong menolong, hormat pada orangtua dan guru, tidak menyontek atau buang sampah pada tempatnya. Dan juga ini yang tidak kalah penting yaitu menumbuhkan semangat untuk memiliki cita cita setinggi langit.




6. Have Fun
Ini dia tips terakhir. Durasi kamu mengajar dalam satu kelas bisa hanya 25-40 menit tergantung banyaknya kelas dan relawan pengajar yang berpartisipasi. Jadi jangan siapkan materi banyak banyak ya, kasihan anak SD yang setiap hari dituntut belajar ini itu oleh regulasi pemerintah :( Jadikan kedatanganmu merupakan hari yang menyenangkan dan tak terlupakan bagi mereka. Tularkan rasa semangat, positif dan berani memiliki cita citra besar kepada mereka. Dan semua akan terjadi jika selama proses mengajar didalam kelas kamu merasa enjoy dan have fun.




Oh iya, selain tips trik diatas jangan lupa siapkan hati dan pikiran secara terbuka. Karena pada hari itu, kamu akan mendapatkan banyak energi dan inspirasi luar biasa dari anak anak SD. Kelas inspirasi bukan hanya kamu yang memberikan inspirasi, akan tetapi kamu pun akan mendapatkan inspirasi secara bersamaan. Ga percaya? Cobain aja hehe.

Nah itu dia 6 tips dan trik yang bisa aku share based on my experience selama tahun 2018 mengikuti Kelas Inspirasi di 3 kota berbeda. Masing masing kota memiliki taste berbeda. Kalo mau tau pembukaan Kelas Inspoirasi ada di kota mana saja, pantengin aja website http://kelasinspirasi.org/ atau instagram @kelasinspirasi.id. Biasanya disana mereka share kota mana saja yang sedang membuka recruitment relawan. Jangan salah, mau jadi relawan pengajar Kelas Inspirasi ada tes nya loh. Kamu yang terpilih itu bukan orang sembarangan. 

Selamat menikmati menjadi relawan Kelas Inpirasi. Sehari cuti, selamanya menginpsirasi.


Eh ini ada cuplikan video yang aku edit saat mengikuti Kelas Inspirasi Cilacap, enjoy!




Semoga Bermanfaat!

Cikarang, 24 April 2019


Read More

Total Tayangan Halaman

NungaNungseu. Diberdayakan oleh Blogger.